Mulai mengoleksi figure Jepang sebaiknya dimulai dari satu karakter yang benar-benar kamu kenal dan sukai, lalu menetapkan budget bulanan sebelum membeli. Dengan begitu, koleksi tumbuh sesuai kemampuan dan kamu tidak kalap di awal. Berikut langkah-langkahnya dari nol.
Langkah 1: Tentukan Karakter dan Anime Favorit
Kolektor pemula sering tergoda membeli banyak figure sekaligus karena harganya sedang diskon. Akibatnya koleksi terasa berantakan dan dompet bolong. Coba tulis dulu 2 atau 3 karakter yang paling kamu sukai dari anime atau game yang kamu ikuti. Fokus ke karakter itu selama beberapa bulan pertama.
Kalau masih bingung mau mulai dari jenis mainan apa, ada baiknya kamu lihat dulu 5 jenis mainan Jepang yang asyik dikoleksi pemula supaya tahu pilihan yang tersedia, mulai dari gashapon sampai scale figure.
Langkah 2: Pilih Jenis Figure yang Cocok
Ada beberapa tipe figure yang umum dijual di Indonesia. Masing-masing punya ukuran, harga, dan tingkat detail yang berbeda.
- Gashapon: figure mini dari mesin kapsul, harga paling ramah kantong dan cocok untuk coba-coba.
- Nendoroid: ukuran kecil sekitar 10 cm dengan wajah dan aksesori yang bisa diganti-ganti.
- Figma: sendi bisa digerakkan, pas untuk kamu yang suka memotret pose.
- Scale figure: ukuran lebih besar, detail paling tinggi, dan biasanya paling mahal.
Kalau masih ragu antara tiga tipe populer, simak perbandingan di Nendoroid vs Figma vs Scale Figure agar tidak salah pilih di pembelian pertama.
Langkah 3: Tetapkan Budget dan Batas Bulanan
Tentukan angka yang masuk akal dengan penghasilanmu, misalnya sepersepuluh dari uang jajan bulanan. Anggap angka itu sebagai batas mutlak. Kalau bulan ini belum cukup, tunda pembelian sampai bulan berikutnya.
Jangan lupa hitung biaya tersembunyi seperti ongkos kirim, bea masuk untuk paket dari luar negeri, dan pengeluaran untuk tempat penyimpanan. Kolektor sering lupa bahwa kotak figure besar memakan ruang, jadi siapkan satu rak khusus sebelum membeli.
Langkah 4: Belanja di Tempat yang Tepat
Untuk figure baru, toko resmi dan distributor lokal jadi pilihan paling aman karena ada garansi keaslian. Kalau kamu ingin menekan biaya, pasar preloved bisa jadi jalan masuk, asalkan kamu tahu cara memeriksa kondisi barang. Baca dulu panduan membeli figure preloved tanpa tertipu sebelum bertransaksi dengan penjual perorangan.
Perhatikan ciri figure palsu: cetakan wajah yang kabur, jahitan cat yang tidak rapi, dan harga yang jauh di bawah pasaran. Kalau ragu, minta foto detail dari beberapa sudut sebelum transfer.
Langkah 5: Siapkan Tempat Penyimpanan Sejak Awal
Figure PVC rentan terhadap panas dan sinar matahari langsung. Pilih rak yang tidak terkena jendela, jauh dari sumber panas seperti lampu halogen, dan punya alas datar agar figure tidak jatuh. Untuk figure besar, pertimbangkan display case kaca agar aman dari debu.
Cara menata dan merawat rak punya aturan tersendiri supaya figure tidak cepat kusam. Kamu bisa mengikuti tips di cara memajang figure koleksi agar aman dan tetap rapi.
Langkah 6: Catat Koleksi dan Simpan Kotaknya
Buat daftar sederhana berisi nama karakter, seri, tanggal beli, dan harga. Catatan ini berguna saat kamu ingin menjual atau menukar figure di kemudian hari. Simpan kotak aslinya karena nilainya bisa naik saat dijual lengkap dengan dus.
Untuk kotak yang menumpuk, simpan di tempat kering dan hindari menaruh beban berat di atasnya. Kalau ruang terbatas, lipat kotak karton bagian dalam dan simpan blister plastiknya terpisah.
Langkah 7: Rawat Secara Rutin
Bersihkan figure sebulan sekali dengan kain microfiber lembut. Hindari pemakaian alkohol atau cairan pembersih keras karena bisa merusak lapisan cat. Untuk bagian sulit dijangkau, gunakan kuas makeup bersih yang lembut.
Kalau kamu ingin mengisi waktu luang dengan hobi lain yang murah, coba pelajari trik sulap pakai karet gelang dan cara melatihnya sebagai selingan di sela merawat koleksi. Sementara itu, kalau kamu berencana jalan-jalan ke luar negeri dan ingin mencari oleh-oleh khas, ada baiknya cek dulu belanja suvenir Beijing: 5 pasar yang ramah turis sebagai referensi.
Ringkasan
Memulai koleksi figure Jepang tidak perlu mahal. Fokus pada karakter yang kamu sukai, tetapkan budget bulanan, beli dari penjual terpercaya, dan siapkan tempat penyimpanan yang aman. Jalani perlahan, koleksi akan tumbuh sesuai selera seiring waktu.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa budget minimal untuk beli figure pertama?
Untuk gashapon atau figure mini, budget bisa sangat kecil. Untuk Nendoroid dan Figma, siapkan dana lebih besar karena detail dan aksesorinya lebih banyak. Sesuaikan dengan kemampuanmu, dan jangan memaksakan membeli hanya karena sedang tren.
Apakah figure preloved aman dibeli?
Aman selama kamu memeriksa kondisi barang dengan teliti: minta foto detail, tanyakan riwayat pemakaian, dan pastikan penjual punya rekam jejak yang jelas. Hindari transaksi tanpa bukti pembayaran yang bisa dilacak.
Bagaimana cara mencegah figure cepat menguning?
Jauhkan dari sinar matahari langsung dan sumber panas. Simpan di ruangan bersuhu stabil, bersihkan debu secara rutin, dan hindari menyemprotkan parfum atau pengharum ruangan ke arah figure.